Friday, May 6, 2016

Selalu Ada Kelebihan di Balik Kekurangan

Manusia itu ciptaan Allah SWT yang memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Kesempurnaan itu memang hanya milik Allah SWT, Sang Pencipta. Sepenggal pelajaran berharga dari seorang pemijat tuna netra yang bernama Sus Wati. Ada keraguan saat pertama kali memutuskan untuk dipijat olehnya. Apakah seorang tuna netra mampu memijat dengan baik dan mengetahui letak urat untuk dia pijat?
3 minggu setelah terjatuh dan terkilir karena menuruni anak tangga sambil mengobrol, mata kaki kiri semakin membengkak dan sering kram. Untuk shalat secara benar pun sulit. Sholat hanya dapat dilakukan dengan cara duduk dan itu sungguh tidak nyaman. Akhirnya, datang ke panti pijat tuna netra Santa di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Rekomendasi yang memijat adalah Sus Wati. Seorang wanita paruh baya dan berkacamata hitam. Dia datang menghampiri penulis di kamar pijat dan menanyakan keluhan yang penulis alami. Dia terkejut karena penulis dapat bertahan dengan kondisi mata kaki bengkak selama 3 minggu.
Rasa sakit luar biasa saat proses pemijatan dilakukan. Ada yang berbeda dari caranya memijat. Dia dapat memijat sesuai dengan arahnya urat dan dengan tekanan yang pas. Lama kelamaan rasa sakit berkurang. Kemudian dia kompres mata kaki yang sakit dengan handuk hangat. Sus Wati berpesan agar rajin mengoleskan minyak gosok hangat setiap hari. Bila masih sakit, dia menyarankan untuk kembali dalam 3 hari ke depan.
Penulis memberanikan diri untuk bertanya, bagaimana cara dia memijat meski tidak dapat melihat dengan baik? Jawabannya sederhana, yaitu dia sudah belajar memijat dan lulus berijasah. Dengan bantuan jemari tangannya, dia dapat merasakan mana urat yang salah letak dan harus dia perbaiki. Tidak lupa dia terus memanjatkan doa sambil memijat. Pantas saja, mulutnya terlihat bergerak seperti mengucapkan sesuatu dengan suara yang lirih. Dia meyakini bahwa hanya Allah SWT yang dapat menyembuhkan. Dia hanya perantara saja.

Allah SWT memang Maha Adil. Memberikan nikmat lebih untuk menutupi satu kekurangan. Sekarang kaki kiri ini sudah membaik. Shalat pun sudah dapat kembali seperti semula. Semoga Allah SWT selalu memberikan ridhoNya ke Sus Wati agar terus dapat menolong sesama.

No comments:

Post a Comment