Thursday, August 11, 2016

Pilih Curhat atau Coaching

Emak tentu sudah biasa curhat atau rumpi dengan teman menggunakan gadget. Rasanya lega kalau sudah curhat ya. Apalagi dengan sahabat atau teman dekat. Apa yang Emak dapatkan selain rasa lega? Sahabat tentu akan memberikan input atau masukkan kepada Emak. Lalu apakah masukkan tersebut langsung Emak jalankan?
Curhat dan coaching adalah sesuatu kegiatan yang serupa tapi tidak sama. Curhat dapat melalui media whatsapp, sama halnya dengan coaching. Yuk, kita bedah curhat dan coaching melalui whatsapp.
1.      Curhat
-          Dengan sahabat atau orang yang sudah dekat dan mendapat kepercayaan.
-          Lega setelah curhat.
-          Mendapatkan input atau masukkan dari teman curhat.
-          Input atau jalan keluar hasil curhat belum tentu cocok dengan Emak. Bisa jadi malah masalah menjadi bertambah parah akibat pihak ke tiga ikut campur.
-          Ada rasa khawatir catatan curhat di whatsapp akan tersebar luas. Emak harus pandai menjaga hubungan dengan sahabat agar curhat tersimpan dengan rapi.
-          Teman curhat cenderung memaksakan pendapatnya agar masalah lekas selesai.
-          Bila ada masalah lagi, Emak tidak berdaya untuk mencari solusi sendiri.
2.      Coaching
-          Dengan seorang coach professional, terjadwal dan biaya tertentu sesuai kesepakatan.
-          Coach membantu mengarahkan Emak (coachee) menemukan sendiri solusi atas masalah dari masalahnya sendiri. Solusi sudah tentu cocok dengan Emak. Emak akan menemukan diri lebih memberdayakan setelah proses coaching selesai.
-          Coach tidak memaksakan Emak mengikuti usulannya.
-          Ada komitmen di awal sehingga Emak tidak perlu khawatir proses coachingnya akan menjadi konsumsi publik.
-          Bila ada masalah lagi, Emak sudah terlatih untuk menggali potensi diri menemukan solusi.
-          Tujuan coaching adalah selalu berpikir positif dalam menghadapi masalah.
Setelah Emak mempelajari perbedaan curhat dan coaching, mana yang Emak pilih? Mana yang lebih baik untuk masa depan Emak? Pilihan ada dalam diri Emak sendiri.

Salam Bahagia,
Sri Widi Handayani Soekarno l Inspiring Family Coach

No comments:

Post a Comment