Friday, April 8, 2016

TIPS HAMIL ALAMI


Kehamilan yang tak kunjung datang memang cukup membuat galau beberapa pasangan suami istri. Kegalauan akan semakin bertambah bila ada campur tangan dari orang tua sendiri atau pun dari mertua. Kadang tanpa sengaja ada pertanyaan terucap, “Kok belum hamil juga?”
Ada pasangan suami istri yang dapat menyikapinya dengan dewasa dan santun. Ada juga yang akan terbawa emosi dan merasa rendah atas ketidakmampuannya untuk memiliki momongan. Bahkan tidak jarang akan timbul konflik diantara mereka dan saling menyalahkan.
Mudah hamil atau sulit hamil adalah bagian dari rejeki yang Allah SWT berikan kepada kita. Bila kehamilan tak kunjung datang, penulis memiliki beberapa langkah yang dapat ditempuh oleh pasangan suami istri.  Langkah tersebut antara lain adalah:
  1. Saling memeriksakan diri ke dokter kandungan. Bukan untuk maksud mencari siapa yang salah namun untuk mencari solusi yang harus ditempuh bila ada salah satu yang memiliki kelemahan. Ada baiknya hasil yang diperoleh tidak diceritakan kepada siapapun termasuk ke orang tua sendiri.
  2. Makan makanan yang bergizi dan hindari stress yang berlebihan. Sediakan waktu bersama dan saling mendukung satu sama lain. Stress pada istri akan memicu keputihan yang akan mengakibatkan sulit hamil. Keputihan mematikan sel sperma. Untuk keputihan, penulis akan berbagi tips untuk meringankannya. Ambil beberapa helai daun bluntas,  cuci bersih kemudian direbus dengan air secukupnya bersama dengan seruas kunyit yang sudah di keprek atau di tumbuk sedikit. Bila sudah mendidih, ambil airnya lalu diminum pagi dan malam hari.
  3. Berdoa memohon kepada Allah SWT yang terbaik. Perbanyak berbagi atau sedekah kepada sesama manusia. Memohon doa dari orang lain sambil tidak lupa mendoakan mereka kembali.
Penulis memiliki pengalaman yang bisa digunakan oleh pembaca terkait masalah sulit hamil. Saat itu penulis berobat ke dokter kandungan dan mendapat terapi penyinaran dengan tujuan untuk mengurangi nyeri saat haid datang. Namun itu belum membuahkan hasil. Kemudian penulis mendatangi ahli refleksi dan diketemukan bahwa penulis sering mengalami keputihan. Bapak Haji yang memijat menyarankan untuk rajin minum rebusan daun bluntas seperti yang sudah penulis uraikan di poin 2 di atas. Penulis mengikuti saran beliau dengan baik dan dibantu juga dengan mengkonsumsi aneka olahan kecambah (resep dari almarhumah ibunda tercinta).  Alhamdulillah, keputihan sembuh dan satu bulan kemudian penulis positif hamil.
Bila itu semua sudah ditempuh namun tetap belum hamil juga, pilihan ada di tangan pasangan itu sendiri. Hamil memang bukan segala-galanya dalam suatu pernikahan. Namun itu dapat menjadi problem menahun juga. Bicarakan baik-baik rencana dan langkah yang akan diambil selanjutnya. Boleh meminta pendapat orang tua atau mertua. Namun mereka hanya sebatas memberikan saran saja. Apapun yang terjadi, tetaplah berpikir positif. Allah SWT pasti memiliki rencana lain yang lebih indah untuk kita.


Sri Handayani Soekarno

No comments:

Post a Comment