ORANGTUAMU BUKAN PENGASUH ANAKMU
Saat
ini kita mengakui memang cukup sulit menemukan pengasuh anak yang dapat dipercaya dan mampu mengurus anak dengan
baik. Bila pun ada, tentu dengan tarif yang lumayan mahal dan pengasuh anak hanya bersedia mengurus
satu anak saja dalam pengawasannya. Tidak lebih.
Pertimbangan
biaya yang mahal dan ketidakpercayaan pada pengasuh
anak, membuat banyak pasangan yang menyerahkan pengasuhan anaknya kepada
kedua orangtuanya terutama sekali kepada Ibu mereka. Memang tidak ada larangan
untuk menitipkan pengasuhan anak kepada kedua orangtua sendiri, namun ada
beberapa hal yang wajib dipertimbangkan
sebelum menitipkan anak kepada kedua orangtua kita.
1. Berapa
usia Ayah dan Ibu kita, semakin tua usia mereka semakin rentan tubuh mereka untuk
tetap terjaga saat mengurus cucunya. Kelelahan fisik orangtua kita tentu akan
berdampak buruk untuk diri mereka. Bila orangtua kita sakit akibat kelelahan
dalam menjaga cucunya, tentu akan membawa akibat pada diri kita sendiri juga.
Kerepotan ganda harus kita terima yaitu mengurus orangtua yang sakit sekaligus
mengurus anak kita sendiri.
2. Bayangkan
bila kedua orangtua kita itu adalah diri kita sendiri dengan pasangan. Tentu
ada saatnya orangtua ingin hidup damai berdua saja di hari tuanya. Kita harus dapat
menghormati itu sebagai hak dari orangtua kita. Dulu mereka sudah mengurus kita
dengan baik dari sejak kita dalam kandungan, lahir ke dunia ini dan menjadi
dewasa hingga sukses seperti sekarang ini. Akan lebih baik bila kita tidak
merepotkannya kembali dengan mewajibkan mereka mengurus cucunya.
3. Bila
memang terpaksa harus menitipkan anak kepada orangtua kita, kita tetap harus
menyediakan pengasuh anak yang baik
untuk anak kita, sementara orangtua hanya mengawasi saja. Memang harus ada
kerjasama yang baik antara pengasuh anak
dan orangtua kita. Kita harus mampu menjembatani dengan bijak bila kelak timbul
perselisihan antara pengasuh anak
dan orangtua kita. Sebagai individu dan pribadi yang berbeda dan ditambah
dengan perbedaan generasi, tidak sedikit akan memicu selisih paham dalam pola
pengasuhan anak.
Semoga
ini dapat menjadi bahan pertimbangan yang baik sebelum kita memutuskan siapa
yang akan menjadi pengasuh anak kita
karena Orangtuamu bukanlah Pengasuh
anakmu.
Sri Handayani Soekarno
No comments:
Post a Comment