Friday, April 22, 2016

ORANGTUAMU BUKAN PENGASUH ANAKMU

Saat ini kita mengakui memang cukup sulit menemukan pengasuh anak yang dapat dipercaya dan mampu mengurus anak dengan baik. Bila pun ada, tentu dengan tarif yang lumayan mahal dan pengasuh anak hanya bersedia mengurus satu anak saja dalam pengawasannya. Tidak lebih.
Pertimbangan biaya yang mahal dan ketidakpercayaan pada pengasuh anak, membuat banyak pasangan yang menyerahkan pengasuhan anaknya kepada kedua orangtuanya terutama sekali kepada Ibu mereka. Memang tidak ada larangan untuk menitipkan pengasuhan anak kepada kedua orangtua sendiri, namun ada beberapa hal yang wajib dipertimbangkan sebelum menitipkan anak kepada kedua orangtua kita.
1.      Berapa usia Ayah dan Ibu kita, semakin tua usia mereka semakin rentan tubuh mereka untuk tetap terjaga saat mengurus cucunya. Kelelahan fisik orangtua kita tentu akan berdampak buruk untuk diri mereka. Bila orangtua kita sakit akibat kelelahan dalam menjaga cucunya, tentu akan membawa akibat pada diri kita sendiri juga. Kerepotan ganda harus kita terima yaitu mengurus orangtua yang sakit sekaligus mengurus anak kita sendiri.
2.      Bayangkan bila kedua orangtua kita itu adalah diri kita sendiri dengan pasangan. Tentu ada saatnya orangtua ingin hidup damai berdua saja di hari tuanya. Kita harus dapat menghormati itu sebagai hak dari orangtua kita. Dulu mereka sudah mengurus kita dengan baik dari sejak kita dalam kandungan, lahir ke dunia ini dan menjadi dewasa hingga sukses seperti sekarang ini. Akan lebih baik bila kita tidak merepotkannya kembali dengan mewajibkan mereka mengurus cucunya.
3.      Bila memang terpaksa harus menitipkan anak kepada orangtua kita, kita tetap harus menyediakan pengasuh anak yang baik untuk anak kita, sementara orangtua hanya mengawasi saja. Memang harus ada kerjasama yang baik antara pengasuh anak dan orangtua kita. Kita harus mampu menjembatani dengan bijak bila kelak timbul perselisihan antara pengasuh anak dan orangtua kita. Sebagai individu dan pribadi yang berbeda dan ditambah dengan perbedaan generasi, tidak sedikit akan memicu selisih paham dalam pola pengasuhan anak.
Semoga ini dapat menjadi bahan pertimbangan yang baik sebelum kita memutuskan siapa yang akan menjadi pengasuh anak kita karena Orangtuamu bukanlah Pengasuh anakmu.

Sri Handayani Soekarno

No comments:

Post a Comment