Anak mandiri
memang menjadi dambaan tiap orangtua. Orangtua akan senang bila melihat anak
mereka bangun tidur dengan meninggalkan tempat tidur dan kamar dalam keadaan
rapi, mencuci piring dan gelas kotor mereka tanpa harus diperintah terlebih
dahulu, meletakkan sepatu kembali ke rak semula dan sebagainya.
Tidak
jarang masih kita temukan siswa SD yang tidak bisa mengikat tali sepatunya
sendiri di sekolah atau bingung mengancingkan baju seragamnya sendiri. Bila ini
terjadi, panjaga sekolah akan siap datang untuk membantu atau akan ada guru
yang datang memberi petunjuk.
Anak mandiri memang
memerlukan suatu proses. Proses yang berasal dari dalam keluarga. Tidak terlalu
sulit namun memerlukan suatu kebiasaan. Ada beberapa hal yang dapat kita
perhatikan untuk mengajak anak mandiri
sejak dini.
1. Jadikan
diri orangtua sebagai contoh yang akan dilihat oleh anak setiap harinya. Mulai
dari merapihkan sprei dan bantal saat bangun tidur atau mencuci piring kotor
seusai makan. Ajari anak melakukan hal sama dan sudah tentu sesuaikan dengan
usianya.
2. Hindari
berteriak memanggil asisten rumah tangga bila meminta tolong. Lakukan saja
sendiri dan buat anak melihat yang orangtua lakukan.
3. Bila
pulang bepergian, langsung lepas alas kaki dan taruh kembali di tempat semula.
Mintalah anak melakukan hal yang sama.
4. Memasuki
usia sekolah, ajari anak memasang dan melepaskan kaos kaki dan sepatunya.
5. Usia
7 tahun, ajari anak membersihkan meja dan kursi. Mulailah dari hal yang
termudah untuk anak lakukan.
6. Mulai
usia 10 tahun, anak sudah dapat membantu menyapu lantai dan mengepel. Beri
tanggung jawab kepada anak untuk selalu menjaga kebersihan rumah.
7. Di
usia 11 tahun, mulai ajari anak untuk mencuci pakaian dalamnya sendiri dan
menjemurnya. Menjaga kebersihan pakaian dalam merupakan bagian yang penting
untuk kesehatan.
8. Saat
usia mencapai 12 tahun, perkenalkan anak cara menyetrika pakaiannya sendiri.
Semua itu terlihat sepele, namun
ketahuilah ini akan berguna bila anak dewasa kelak. Dia sudah terbiasa
melakukan segala sesuatu untuk dirinya sendiri. Tidak selamanya anak akan
tinggal bersama kedua orangtuanya. Suatu hari kelak dia akan tinggal terpisah
atau kost dan menjadi anak mandiri karena jarak sekolahnya
cukup jauh dari tempat tinggal orang tuanya.
No comments:
Post a Comment